Pages

100 tahun Einstein


*** 100 tahun Einstein (1905 - 2005) ***
http://www.fisikaasyik.com/media/images/news/einstein_f.jpg
Jika Anda berpikir susah untuk mengerti pikiran anak muda, cobalah dengan kasus ibunya Einstein. Saat dia masih remaja, Einstein berangan-angan seperti apakah bentuk gelombang cahaya apabila dia dapat mengamatinya saat bergerak secepat cahaya juga.
Ini hanya salah satu anekdot tentang masa muda Einstein. Tetapi apa yang dibuat oleh Einstein 100 tahun yang lalu sepertinya tidak ada kaitannya dengan kehidupan masa kini. Tanpa karyanya di tahun 1905, seperti apakah kemajuan kita kini? Apa yang akan terjadi apabila Einstein tidak pernah mempublikasikan karyanya?
"Kita masih akan hidup dalam kejayaan abad ke-19," kata Joao Magueijo, pengarang dari Faster Than the Speed of Light dan fisikawan teori dari Blackett Laboratory di London's Imperial College. "Saya mengatakannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil karyanya memang mempengaruhi dasar-dasar fisika tetapi juga mempengaruhi teknologi serta sejarah dan kebudayaan."
Bagaimanakah satu orang berpengaruh sedemikian besarnya? Einstein menamatkan sekolahnya pada umur 15 tahun tanpa prestasi luar biasa, dilatih di Zurich, Swiss, sebagai guru Fisika dan Matematika, kemudian bekerja sebagai pegawai pada kantor hak paten. Tetapi saat bekerja dan dalam waktu luangnya, dia menuliskan pemikirannya yang beranjak dewasa dalam tulisan berjudul, "On the Electrodynamics of Moving Bodies." Saat itu bulan Juni 1905, tahun dimana Einstein mengubah fisika dan cara kita melihat dunia, untuk selamanya.
Einstein telah mengguncangkan dunia fisika pada bulan Maret. Dan dia melakukannya lagi beberapa bulan kemudian. Untuk merayakan 100 tahun dari pencapaian ini dan menandakan 50 tahun sejak wafatnya Einstein, tahun 2005 telah dinyatakan sebagai World Year of Physics (tahun Fisika). (di Inggris dan Irlandia dinamakan tahun Einstein.)
Dalam karyanya yang gemilang ini, Einstein yang saat itu berumur 26 tahun menuliskan hal yang radikal dan pemikiran paling tinggi sejak zamannya Isaac Newton di abad ke-17. Pertama, Einstein mengemukakan bahwa cahaya juga memilki sifat seperti gelombang. Dia menyebutnya sebagai pemikiran paling revolusioner dan tahun 1921 dia memenangkan hadiah Nobel untuk itu. Ini adalah teori dari cahaya yang berlanjut menjadi mekanika Quantum.
Kedua, Einstein menuliskan tentang teori relativitas khusus. Newton berkata, "Dimensi waktu ada dengan sendirinya dan bergerak lurus tanpa dapat diganggu oleh faktor luar," dan membuat pernyataan yang sama tentang angkasa luar, tetapi Einstein membuktikan bahwa waktu dan ruang tidaklah absolut melainkan sebaliknya relatif.
Konsep ini memang sudah dimengerti, sehingga perusahaan ban Pirelli mebuat sebuah kompetisi untuk menemukan penjelasan paling tepat. Hadiahnya? 25.000 Euro, dengan kurs di Indonesia apabila 1 Euro = Rp. 10.000, jadinya Rp. 250.000.000 (1/4 milyar boo!).
Akhirnya ada hukum gerak Brown -- yang dapat menjelaskan tentang pergerakan partikel. Hukum ini menjelaskan keberadaan atom dan molekul, sesuatu yang kita terima kini.
Teori relativitas khusus di tahun 1905 menjadikan Einstein membuat teori relativitas umum di tahun 1915. "Teori tentang relativias umum adalah teori tentang gravitasi terbaik hingga kini," kata Fay Dowker, seorang fisikawan yang juga bekerja di Imperial College, London. "Menurut hukum relativitas umum, ruang dan waktu terpisah secara konsep, tetapi disatukan dalam satu bentuk : Ruang Waktu (spacetime)," kata Dowker. "Fenomena yang kita alami seperti kekuatan gravitasi adalah manifestasi bahwa spacetime dipercepat dan dibentuk oleh partikel di dalamnya".
Teori relativitas ini merupakan bagian dari persamaan paling terkenal di dunia: E=mc². Dengan persamaan ini Einstein menunjukkan bahwa massa dapat diubah menjadi energi yang luar biasa besar. Dalam sejarah, persamaan ini mengakhiri Perang Dunia II di Pasifik, saat bom atom dijatuhkan ke kota-kota Jepang Hiroshima dan Nagasaki.
Persamaan ini menjadi lagu pada album artis hip-hop London MC Vader: "Einstein (not enough time)" (.mp3).
Apa lagi hasil dari karya Einstein? Berikut pernyataan dari Steven Weinberg, professor di bidang fisika di University Texas di Austin dan merupakan pemenang Nobel Fisika tahun 1979:
"Tanpa teori Einstein tentang photon, kita tidak akan memiliki laser. Tanpa teori relativitas umum Einstei, kita tidak memilki cara untuk mengerti tentang evolusi dari alam semesta. Yang terburuk, tanpa teori relativitas Einstein kita tidak akan mengerti tentang partikel-partikel dasar dan nuklei atom."
Kita tidak akan memiliki komputer tanpa teori Kuantum, dan pesawat akan terbang di luar jalurnya jika global positioning systems (GPS) gagal untuk menyesuaikan karena adanya relativitas. Komputer, cara bepergian dan cara berkomunikasi yang kita tahu tidak pernah adat. Hal-hal ini adalah akibat dari karya Einstein, tetapi dia juga berminat dengan pertanyaan-pertanyaan yang lebih besar. Malah sebenarnya dia adalah pertanyaan yang terbesar.
"Aku ingin tahu bagaimana cara Tuhan membuat dunia ini" dalam pernyataan Einstein yang terkenal "Aku tidak berminat pada fenomena ini atau itu pada spektrum atau elemen itu. Aku ingin mengetahui pemikiran-pemikianNya; sisanya hanyalah detil".
Pada bagian ini Einstein tidak dapat dikatakan berhasil.
"Pada sebuah derajat dia malah membuat lebih banyak permasalahn daripada yang diselesaikannya," kata Magueijo. "Ini adalah tanda dari ilmuwan besar. Dia membulai kosmologi modern, tetapi kita masih tidak tahu asal mula alam semesta. Dia menerangkan gravitasi dan kuantum, tetapi tidak pernah menerangkan kepada kita bagaimana cara menyatukannya".
Menyatukan semuanya adalah salah satu dari impian Einstein yang belum terpenuhi. Ini adalah salah satu usaha dari penerusnya. teori String adalah salah satu usaha untuk menyatukan keduanya, tetapi tanpa karya Einstein yang telah berumur 100 tahun, ilmu pengetahuan akan bergerak ke arah yang sangat berbeda.
"Saya pikir tanpa Einstein pun teori-teori ini masih akan ditemukan," kata Weinberg, "karena tidak seperti karya artis ataupun mitos religitius, mereka adalah mereka karena itulah adanya dunia".
Einstein mempercepat pengertian kita tentang alam semesta, tetapi kita tetap akan menuju kesana pada akhirnya. Dia mengakui inilah caranya ilmu pengetahuan bekerja. Saat Edwin Hubble memperlihatkan bukti bahwa alam semesta tetap berkembang, sebagai contoh, Einstein mengakui bahwa dia salah.
Di tahun-tahun mendatang, Einstein berkata "Satu hal yang saya pelajari dalam hidup saya adalah bahwa segala ilmu pengetahuan kita; dibuat untuk melawan kenyataan, adalah primitif dan kekanak-kanankan - tetapi adalah hal paling berharga yang kita miliki."
Dia menjadi ikon dan tetap menjadi model, dan mungkin dia akan tetap menginspirasi kita untuk 100 tahun yang mendatang.

*** 100 tahun Einstein (1905 - 2005) ***
http://www.fisikaasyik.com/media/images/news/einstein_f.jpg
Jika Anda berpikir susah untuk mengerti pikiran anak muda, cobalah dengan kasus ibunya Einstein. Saat dia masih remaja, Einstein berangan-angan seperti apakah bentuk gelombang cahaya apabila dia dapat mengamatinya saat bergerak secepat cahaya juga.
Ini hanya salah satu anekdot tentang masa muda Einstein. Tetapi apa yang dibuat oleh Einstein 100 tahun yang lalu sepertinya tidak ada kaitannya dengan kehidupan masa kini. Tanpa karyanya di tahun 1905, seperti apakah kemajuan kita kini? Apa yang akan terjadi apabila Einstein tidak pernah mempublikasikan karyanya?
"Kita masih akan hidup dalam kejayaan abad ke-19," kata Joao Magueijo, pengarang dari Faster Than the Speed of Light dan fisikawan teori dari Blackett Laboratory di London's Imperial College. "Saya mengatakannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil karyanya memang mempengaruhi dasar-dasar fisika tetapi juga mempengaruhi teknologi serta sejarah dan kebudayaan."
Bagaimanakah satu orang berpengaruh sedemikian besarnya? Einstein menamatkan sekolahnya pada umur 15 tahun tanpa prestasi luar biasa, dilatih di Zurich, Swiss, sebagai guru Fisika dan Matematika, kemudian bekerja sebagai pegawai pada kantor hak paten. Tetapi saat bekerja dan dalam waktu luangnya, dia menuliskan pemikirannya yang beranjak dewasa dalam tulisan berjudul, "On the Electrodynamics of Moving Bodies." Saat itu bulan Juni 1905, tahun dimana Einstein mengubah fisika dan cara kita melihat dunia, untuk selamanya.
Einstein telah mengguncangkan dunia fisika pada bulan Maret. Dan dia melakukannya lagi beberapa bulan kemudian. Untuk merayakan 100 tahun dari pencapaian ini dan menandakan 50 tahun sejak wafatnya Einstein, tahun 2005 telah dinyatakan sebagai World Year of Physics (tahun Fisika). (di Inggris dan Irlandia dinamakan tahun Einstein.)
Dalam karyanya yang gemilang ini, Einstein yang saat itu berumur 26 tahun menuliskan hal yang radikal dan pemikiran paling tinggi sejak zamannya Isaac Newton di abad ke-17. Pertama, Einstein mengemukakan bahwa cahaya juga memilki sifat seperti gelombang. Dia menyebutnya sebagai pemikiran paling revolusioner dan tahun 1921 dia memenangkan hadiah Nobel untuk itu. Ini adalah teori dari cahaya yang berlanjut menjadi mekanika Quantum.
Kedua, Einstein menuliskan tentang teori relativitas khusus. Newton berkata, "Dimensi waktu ada dengan sendirinya dan bergerak lurus tanpa dapat diganggu oleh faktor luar," dan membuat pernyataan yang sama tentang angkasa luar, tetapi Einstein membuktikan bahwa waktu dan ruang tidaklah absolut melainkan sebaliknya relatif.
Konsep ini memang sudah dimengerti, sehingga perusahaan ban Pirelli mebuat sebuah kompetisi untuk menemukan penjelasan paling tepat. Hadiahnya? 25.000 Euro, dengan kurs di Indonesia apabila 1 Euro = Rp. 10.000, jadinya Rp. 250.000.000 (1/4 milyar boo!).
Akhirnya ada hukum gerak Brown -- yang dapat menjelaskan tentang pergerakan partikel. Hukum ini menjelaskan keberadaan atom dan molekul, sesuatu yang kita terima kini.
Teori relativitas khusus di tahun 1905 menjadikan Einstein membuat teori relativitas umum di tahun 1915. "Teori tentang relativias umum adalah teori tentang gravitasi terbaik hingga kini," kata Fay Dowker, seorang fisikawan yang juga bekerja di Imperial College, London. "Menurut hukum relativitas umum, ruang dan waktu terpisah secara konsep, tetapi disatukan dalam satu bentuk : Ruang Waktu (spacetime)," kata Dowker. "Fenomena yang kita alami seperti kekuatan gravitasi adalah manifestasi bahwa spacetime dipercepat dan dibentuk oleh partikel di dalamnya".
Teori relativitas ini merupakan bagian dari persamaan paling terkenal di dunia: E=mc². Dengan persamaan ini Einstein menunjukkan bahwa massa dapat diubah menjadi energi yang luar biasa besar. Dalam sejarah, persamaan ini mengakhiri Perang Dunia II di Pasifik, saat bom atom dijatuhkan ke kota-kota Jepang Hiroshima dan Nagasaki.
Persamaan ini menjadi lagu pada album artis hip-hop London MC Vader: "Einstein (not enough time)" (.mp3).
Apa lagi hasil dari karya Einstein? Berikut pernyataan dari Steven Weinberg, professor di bidang fisika di University Texas di Austin dan merupakan pemenang Nobel Fisika tahun 1979:
"Tanpa teori Einstein tentang photon, kita tidak akan memiliki laser. Tanpa teori relativitas umum Einstei, kita tidak memilki cara untuk mengerti tentang evolusi dari alam semesta. Yang terburuk, tanpa teori relativitas Einstein kita tidak akan mengerti tentang partikel-partikel dasar dan nuklei atom."
Kita tidak akan memiliki komputer tanpa teori Kuantum, dan pesawat akan terbang di luar jalurnya jika global positioning systems (GPS) gagal untuk menyesuaikan karena adanya relativitas. Komputer, cara bepergian dan cara berkomunikasi yang kita tahu tidak pernah adat. Hal-hal ini adalah akibat dari karya Einstein, tetapi dia juga berminat dengan pertanyaan-pertanyaan yang lebih besar. Malah sebenarnya dia adalah pertanyaan yang terbesar.
"Aku ingin tahu bagaimana cara Tuhan membuat dunia ini" dalam pernyataan Einstein yang terkenal "Aku tidak berminat pada fenomena ini atau itu pada spektrum atau elemen itu. Aku ingin mengetahui pemikiran-pemikianNya; sisanya hanyalah detil".
Pada bagian ini Einstein tidak dapat dikatakan berhasil.
"Pada sebuah derajat dia malah membuat lebih banyak permasalahn daripada yang diselesaikannya," kata Magueijo. "Ini adalah tanda dari ilmuwan besar. Dia membulai kosmologi modern, tetapi kita masih tidak tahu asal mula alam semesta. Dia menerangkan gravitasi dan kuantum, tetapi tidak pernah menerangkan kepada kita bagaimana cara menyatukannya".
Menyatukan semuanya adalah salah satu dari impian Einstein yang belum terpenuhi. Ini adalah salah satu usaha dari penerusnya. teori String adalah salah satu usaha untuk menyatukan keduanya, tetapi tanpa karya Einstein yang telah berumur 100 tahun, ilmu pengetahuan akan bergerak ke arah yang sangat berbeda.
"Saya pikir tanpa Einstein pun teori-teori ini masih akan ditemukan," kata Weinberg, "karena tidak seperti karya artis ataupun mitos religitius, mereka adalah mereka karena itulah adanya dunia".
Einstein mempercepat pengertian kita tentang alam semesta, tetapi kita tetap akan menuju kesana pada akhirnya. Dia mengakui inilah caranya ilmu pengetahuan bekerja. Saat Edwin Hubble memperlihatkan bukti bahwa alam semesta tetap berkembang, sebagai contoh, Einstein mengakui bahwa dia salah.
Di tahun-tahun mendatang, Einstein berkata "Satu hal yang saya pelajari dalam hidup saya adalah bahwa segala ilmu pengetahuan kita; dibuat untuk melawan kenyataan, adalah primitif dan kekanak-kanankan - tetapi adalah hal paling berharga yang kita miliki."
Dia menjadi ikon dan tetap menjadi model, dan mungkin dia akan tetap menginspirasi kita untuk 100 tahun yang mendatang.

0 komentar:

Poskan Komentar

Contact Form

Powered byEMF Forms Online
Report Abuse