Pages

Hentikan Cahaya dengan Kristal


Walah hanya sedetik, cahaya dapat dihentikan di dalam sebuah kristal. Tim ilmuwan dari Pusat Fisika Laser di Australian National University, Canberra, Australia, berhasil memecahkan rekor menghentikan cahaya. Meski hanya sedetik, rekor ini sudah lebih lama seribu kali lipat dibanding rekor sebelumnya.
"Tujuan menghentikan cahaya ini sejatinya untuk menciptakan memori bagi komputer kuantum," terang Dr. Matthew Sellars. "Jadi, menghentikan cahaya bukan sekadar trik mainan iseng. Namun, menjadi dasar memori penyimpan data pada komputer kuantum yang berbasis cahaya," Lanjut Sellars.
Para ilmuwan dari Negeri Kanguru menggunakan kristal silikat mungil yang digabung dengan unsur bumi yang sulit ditemukan, praseodymium. Nah, ion-ion praseodymium-lah yang menyimpan cahaya.
"Ketika kami menyinari gelombang laser di kristal ini, ia akan diserap. Karena cahaya tak tembus kristal itu, kami menambahkan berkas sinar laser kedua. Gabungan ini membuat kristal menjadi tembus pandang," paparnya.
Untuk menghentikan cahaya pada laser itu, berkas sinar laser kedua dimatikan. Akibatnya, sinyal laser pertama pun terperangkap di dalam kristal. Untuk menjalankan kembali cahaya yang terperangkap (dan berhenti) itu, berkas cahaya kedua laser pun kembali digabungkan. Setelah keberhasilan menghentikan cahaya itu, tujuan para ilmuwan selanjutnya adalah untuk menghentikan dan menyimpan foton tunggal. Jika berhasil, berarti terciptalah sudah memori komputer kuantum pertama di dunia.
Sebagai ganti elektron-elektron, para ilmuwan memang lebih memilih memakai foton. Adapun gelombang cahaya nantinya digunakan untuk mengendalikan komputer kuantum. Komputer kuantum sendiri memiliki performa yang jauh lebih baik dibanding ketimbang komputer berbasis prosesor silikon yang kita kenal sekarang. (techv/frd)

0 komentar:

Poskan Komentar

Contact Form

Powered byEMF Forms Online
Report Abuse